Kamis, 15 Januari 2015

Tips Mengenali Potensi Diri

Berkenalan dengan diri sendiri
Pepatah mengatakan, "tak kenal maka tak sayang", memang benar, kita tak akan mungkin bisa menyayangi sesuatu tanpa kita mengenalinya terlebih dahulu, nah maka dari itu, sudahkah kita menyayangi diri kita sendiri?, jika belum mari kita berkenalan terlebih dahulu untuk menggali, menyelami lebih siapa kita sebenarnya.

Pernahakah kita bertanya, akan jadi apa kita besok?, jika iya jawabannya adalah kita tanyakan pada kita sendiri.
Lantas bagaimana kita bisa lebih mengenal tentang diri sendiri?, mari kita intip coretan ini lebih lanjut.

"seorang laki-laki melihat cewek cantik, kira-kira apa yang akan dilakukan oleh lelaki tersebut?". Tentu jawabnya beragam, mulai dari bertanya sana sini, browsing cari informasi tentangnya, atau bahkan nekat untuk membuntutinya, nah dari contoh klise diatas kita dapat menyimpulkan "bahwa untuk menyayangi kita perlu tahu", dan hal itulah yang akan kita lakukan untuk mengenalai diri kita sendiri.

Biasanya (secara psikologi), seseorang akan dapat terlihat wataknya dari, hobi, warna kesukaan, kebiasaan, dan lain sebagainya. Misal orang yang mempunyai tulisan rapi, menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki kepribadian yang sangat suka dengan kebersihan.

Lantas apa hubungannya dengan "kita akan menjadi apa besok"?, erat sekali, dari situ kita akan dapat menarik suatu kemungkinan, jika orang yang tulisannya rapi cenderung menyukai kebersihan dan orang yang menjaga kebersihan lebih menjuru mempunyai kebiasaan tepat waktu dan orang yang disiplin (tepat waktu) biasanya orang yang memiliki efesiensi yang tinggi.

Untuk itu Saya coba berbagi sedikit tips untuk dapat mengenali diri kita sendiri.

Wan - coba kita tanya pada diri kita sendiri, apa hobi kita? Nah jika Anda sudah mengetahui akan menjadi nilai positif untuk dapat lebih mengenal diri sendiri. Terkadang, kita tidak tahu apa hobi kita, nah baik untuk hal ini, coba lakukan berbagai aktifitas yang berbeda seperti membaca, menonton, menulis, bersepeda, memancing, memasak dan sebagainya. Dari hal itu coba koreksi diri Anda, lebih cenderung kemana Saya ini?. Kemudian buat apa hobi kita? Next.

Tu - Jika kita memiliki hobi (tentunya dalam hal yang positif), kita perdalam hal tersebut seperti kata anonim "jika kecipratan air mandilah sekalian", Anda tahu maksudnya? Saya yakin.

Tri - Dari hobi yang kita kembangkan, kita mesti mempunyai gagasan untuk memperoleh keuntungan dari hobi kita, semisal anak yang hobi menggambar dan sudah mengembangkannya kemudian menjual hasil karyanya dan sukur-sukur membuka sanggar lukis. Dengan begitu, besok kita jadi apa, akan sedikit terbuka jawabannya.

For - Ketika hak dan kewajiban berbenturan, banyak yang berfikir terkadang waktu itu terbatas (menurut sebagian orang), apakah Anda juga termasuk orang yang mempunyai pemikiran seperti itu?, baik, Saya coba berikan sebuah argumen, sebenarnya tak selamanya waktu itu terbatas, tergantung bagaimana kita memanagenya, dan hal ini perlu kita dekati secara langsung dengan membuat sebuah catatan jadwal dalam sehari, seminggu, sebulan sampai setahun. Dengan hal ini kita akan mengerti apa saja yang kita perlukan untuk diri kita sendiri, dan kita dapat menyaring dan mengganti kegiatan-kegiatan yang kurang atau tidak selaras dengan hobi yang nantinya akan berdampak pada pengembangan potensi diri. Nah, sekarang antara hak dan kewajiban tentu berjalan secara dinamis.

Faev - Selain hobi sebagai media untuk pengenalan diri, masih banyak yang lainnya seperti, Makna dari sebuah nama, Keturunan, juga bisa dilihat dari favoritnya. Semisal, Anda mempunyai keturunan dari keluarga seniman, besar kemungkinan darah seni juga ada dalam tubuh Anda, dengan ini tentu lebih mudah untuk mengembangkannya. Potensi ada, sekarang menuju penunjangan wahana dengan cara mencoba dan terus mencoba. Karena seperti Bill Clinton katakan "Kesuksesan itu tidak pasti, tanpa mencoba Anda pasti gagal".

Ok, mungkin itu saja sepercik tips-tips yang dapat Saya coret, semoga bermanfaat dan semakin sayang dengan diri Anda sendiri.

Illal liqo'.

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda sangat membantu demi perbaikan atas isi dari blog ini jika memenuhi persyaratan sebagai berikut :
1. Komentar tidak mengandung unsur (SARA)
2. Catatan berupa motivasi yang mendidik
3. Tidak menggunakan bahasa yang jorok (berkata tidak senonoh)
4. Ditulis dengan ejaan yang mudah di mengerti
5. Komentar ada hubungannya dengan tema postingan dan blog

Copyright © 2014 Syafril Art All Right Reserved
Edited by Lir fays