Recent Post

Minggu, 03 April 2016
Artline | Drawing Maker

Artline | Drawing Maker

Artline - sesuai dengan judulnya, kali ini Saya akan mebahas tentang salah satu alat gambar yang saya gunakan ok lets read.

Artline ini, saya gunakan untuk menggambar di media kertas, plastik, ataupun untuk portable tatto di kulit. Mengapa saya menggunakan Artline ini? Selain memang fungsinya sebagai drawing pen, dan juga memiliki beragam jenis, ukuran dan desain yang sangat enak untuk digunakan. Warna yang dihasilkan juga kuat dan tidak jembret, terlebih itu, menggunakan Artline ini baik untuk pemula (seperti saya) dan untuk tingkat profesional, jadi Artline menyediakan berbagai jenis pen maker, spidol, dan lainnya untuk keperluan dari pengguna sesuai dengan level masing masing.

Produk ini bisa didapatkan di berbagai macam toko langganan anda, bisa di MediaAlfa, Gramedia, Gadinh Murni dan lainnya.

Untuk harganya memang tergolong mahal, karena dengan kualitasnya yang sudah diakui banyak drawer dunia, jadi tidak perlu di sangsikan lagi. Karena kualitas menentukan harganya.

Dan ini akan saya bagikan beberapa hasil karya saya (yang jelek sekali) dengan menggunakan Artline.

Thanks to Allah, @artlinid

Artline | Ornamen Bunga
Rabu, 18 Maret 2015
no image

Berdagang Hukum | Opini

Berdagang Hukum - bukanlah hal yang tabu didengar oleh kita sebagai warga negara Indonesia ini. Dan berbagai macam kasus juga telah hingar dirasakan, dan sepertinya hal ini "belum mau" hilang. 

Teringat lagi lantunan lagu "Alangkah Lucunya Negeri Ini", dengan kasus Gayus Tambunan yang sempat membuat publik ramai mengeksposnya, yang ternyata masih ada saja berbagai oknum baik dari skala besar maupun kecil yang sengaja masih setia dengan bisnis "berdagang hukum" ini. Sebut saja kasus penilangan sepeda motor, yang tentu Anda lebih tau, dan berbagai macam jenisnya itu. 

Hal ini tentu bukanlah suatu prestasi yang membanggakan, dimana hukum dapat dimiliki oleh mereka yang mempunyai kekuasaan politik, dengan ditunjang sumber pendanaan yang dihasilkan dari sumber-sumber yang masih perlu ditanyakan kehalalannya. (bukan sok jujur juga). 

Nah, uniknya lagi, berbagai kasus besar yang menjangkit mereka pengurusannya tidak terlalu diperpanjang (menurut kacamata LF), karena mereka (yang terjangkit) pernah belajar menjadi seekor aktor atau bahkan pernah mensutradarai sebuah film komedi yang romantis, sehingga mudah mengatur alur hukum dengan imingan serobek Poundsterling perdetiknya. Sedangkan merka yang juga terjangkit hukum namun yang berskala kecil susahnya minta ampun dalam proses hukumnya, sebab apa? Karena itu tadi, merka (penjagkit hukum skala kecil) tidak pernah bersekolah aktor, dah boro-boro mau sekolah aktor, makan aja repot. Lantas dimanakah titik dari jembatan Suramadu? 

Sebagai penegak hukum yang benar menegakkan hukum, tentu harus jeli, mana yang harus memang terurus, dan mana yang perlu pendekatan secara kemanusiaan, masak "hanya" sebagai penyimpan barang curian yang mengakibatkan kerugian negara tidak sampai 0,09 % saja "dirawat" hukumnya, sudah begitu melihat kondisi fisiknya sudah renta (kasusu Nenek Kasiani), (eh hukum tetap hukum), memang benar, tapi kewajaran dengan pelanggar hukum yang lebih besar harus selaras. Dan hal ini sangat miris. 

Sebenarnya, hal yang begini ini wajar saja jika acap kali terulang, karena melihat kebelekang, dari pelajar saja sudah belajar berdagang hukum, baik dengan pengajar maupun dengan pak yang ada di pojok-pojok persimpangan jalan itu. 50000 lancar jaya. ๐Ÿ˜. Lantas bagaimana dengan generasi yang dihasilkan dari budaya yang seperti itu?, menurut Anda bagaimana?. ๐Ÿ˜‰. 

Yah, tapi mau bagaimana lagi, berdagang hukum mungkin sudah menjadi "budaya" baru masyarakat Indonesia khususnya bagi mereka yang duduk dikursi empuk namun masih belum menikmati empuknya kursi tersebut. Harapan  tak pernah putus dari masyarakat kasta mana saja untuk lebih membaiknya hukum di Indonesia ini. 

Itulah sekedip opini LF yang tertuang dalam beberapa kata saja, yang tentunya banyak memberikan sebuah pandangan berbeda juga mungkin membuat pembaca merasa tidak nyaman, oleh karena itu, LF mohon maaf yang sebesar-besarnya, kritik juga saran menjadi hal yang paling LF harapakan guna lebih baiknya artikel dikemudian waktu. 

Wassalamualaikum W, Wb.
no image

Berkenalan Dengan Diri Sendiri | Motivasi

Image
Percaya Diri

Berkenalan dengan diri sendiri -  Pepatah mengatakan, "tak kenal maka tak sayang", memang benar, kita tak akan mungkin bisa menyayangi sesuatu tanpa kita mengenalinya terlebih dahulu, nah maka dari itu, sudahkah kita menyayangi diri kita sendiri?, jika belum mari kita berkenalan terlebih dahulu untuk menggali, menyelami lebih siapa kita sebenarnya. 

Pernahakah kita bertanya, akan jadi apa kita besok?, jika iya jawabannya adalah kita tanyakan pada kita sendiri.  

Lantas bagaimana kita bisa lebih mengenal tentang diri sendiri?, mari kita intip coretan ini lebih lanjut. 

"seorang laki-laki melihat cewek cantik, kira-kira apa yang akan dilakukan oleh lelaki tersebut?". Tentu jawabnya beragam, mulai dari bertanya sana sini, browsing cari informasi tentangnya, atau bahkan nekat untuk membuntutinya, nah dari contoh klise diatas kita dapat menyimpulkan "bahwa untuk menyayangi kita perlu tahu", dan hal itulah yang akan kita lakukan untuk mengenalai diri kita sendiri. 

Biasanya (secara psikologi), seseorang akan dapat terlihat wataknya dari, hobi, warna kesukaan, kebiasaan, dan lain sebagainya. Misal orang yang mempunyai tulisan rapi, menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki kepribadian yang sangat suka dengan kebersihan.  

Lantas apa hubungannya dengan "kita akan menjadi apa besok"?, erat sekali, dari situ kita akan dapat menarik suatu kemungkinan, jika orang yang tulisannya rapi cenderung menyukai kebersihan dan orang yang menjaga kebersihan lebih menjuru mempunyai kebiasaan tepat waktu dan orang yang disiplin (tepat waktu) biasanya orang yang memiliki efesiensi yang tinggi. 

Untuk itu Saya coba berbagi sedikit tips untuk dapat mengenali diri kita sendiri. 

Wan - coba kita tanya pada diri kita sendiri, apa hobi kita? Nah jika Anda sudah mengetahui akan menjadi nilai positif untuk dapat lebih mengenal diri sendiri. Terkadang, kita tidak tahu apa hobi kita, nah baik untuk hal ini, coba lakukan berbagai aktifitas yang berbeda seperti membaca, menonton, menulis, bersepeda, memancing, memasak dan sebagainya. Dari hal itu coba koreksi diri Anda, lebih cenderung kemana Saya ini?. Kemudian buat apa hobi kita? Next. 

Tu - Jika kita memiliki hobi (tentunya dalam hal yang positif), kita perdalam hal tersebut seperti kata anonim "jika kecipratan air mandilah sekalian", Anda tahu maksudnya? Saya yakin. 

Tri - Dari hobi yang kita kembangkan, kita mesti mempunyai gagasan untuk memperoleh keuntungan dari hobi kita, semisal anak yang hobi menggambar dan sudah mengembangkannya kemudian menjual hasil karyanya dan sukur-sukur membuka sanggar lukis. Dengan begitu, besok kita jadi apa, akan sedikit terbuka jawabannya. 
For - Ketika hak dan kewajiban berbenturan, banyak yang berfikir terkadang waktu itu terbatas (menurut sebagian orang), apakah Anda juga termasuk orang yang mempunyai pemikiran seperti itu?, baik, Saya coba berikan sebuah argumen, sebenarnya tak selamanya waktu itu terbatas, tergantung bagaimana kita memanagenya, dan hal ini perlu kita dekati secara langsung dengan membuat sebuah catatan jadwal dalam sehari, seminggu, sebulan sampai setahun. Dengan hal ini kita akan mengerti apa saja yang kita perlukan untuk diri kita sendiri, dan kita dapat menyaring dan mengganti kegiatan-kegiatan yang kurang atau tidak selaras dengan hobi yang nantinya akan berdampak pada pengembangan potensi diri. Nah, sekarang antara hak dan kewajiban tentu berjalan secara dinamis. 

Faev - Selain hobi sebagai media untuk pengenalan diri, masih banyak yang lainnya seperti, Makna dari sebuah nama, Keturunan, juga bisa dilihat dari favoritnya. Semisal, Anda mempunyai keturunan dari keluarga seniman, besar kemungkinan darah seni juga ada dalam tubuh Anda, dengan ini tentu lebih mudah untuk mengembangkannya. Potensi ada, sekarang menuju penunjangan wahana dengan cara mencoba dan terus mencoba. Karena seperti Bill Clinton katakan "Kesuksesan itu tidak pasti, tanpa mencoba Anda pasti gagal". 

Ok, mungkin itu saja sepercik tips-tips yang dapat Saya coret, semoga bermanfaat dan semakin sayang dengan diri Anda sendiri. 
Illal liqo'.
no image

Danau Ranu | Grati Pasuruan

Image
Danau Ranu - yang berbatasan dengan empat Desa sekaligus ini, yaitu Desa Bandilan sebagai pintu masuk utama, Ranu Klindungan, Parasan dan Dawe yang berada disisi timur Danau Ranau ini. Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan. 

Danau yang menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di kabupaten Pasuruan ini memiliki berbagai macam keunikan, mulai dari perayaan yang dinamakan Luring, kuliner, juga ikan khas yang hidup didalamnya. 

Akses menuju Danau Ranu ini tidaklah sulit, patokannya adalah, jika ingin menuju pintu masuk utama silahkan menuju Desa Bandilan dengan rute dari Semambung keselatan, berikutnya di pertigaan Pasar Grati kearah timur dan di pertigaan Bandilan Anda akan terlihat sebuah Gapura yang bertuliskan Danau Ranu dan areal parkir yang lumayan luas. Sedang jika ingin menikmati indahnya danau eanu dari arah barat, silahkan menuju desa Parasan yang dapat di tempuh dari Semambung kemudian di simpang tiga Grati Anda belok ke selatan dan sampai di lapangan Ahmad Yani di selatannya sedikit terdapat Simpang empat, disitu belok ke timur dan terus sampai ada simpang tiga belok ke utara nah disitu Anda akan melihat papan nama dengan tulisan Ranu Permata Indah. Atau jika ingin lebih jelas silahkan gunakan google earth atau GPS ( Global Positioning System ). 

Berbagai macam ikan ada didalamnya, mulai dari yang berukuran jumbo seperti Patin, sampai yang berukuran mini seperti lempuk yang menjadi maskot dari danau Ranu ini, untuk kuliner tidak perlu diragukan lagi kesedapannya, mulai dari kerupuk Lempuk sebagai andalannya juga ada berbagai menu yang dapat dinikmati di atas Danau Ranu yang terkenal dengan warung apung. Manteep kan. 

Oh, iya. Biaya masuknya juga merakyat, dengan hanya 3000 rupiah (2015) saja, Anda sudah dapat menikmati keindahan alam Danau Ranu ini. Memancing bukan hal yang bagus untuk ditinggalkan, jadi kalau hendak berkunjung ke Danau Ranu jangan lupa siapkan juga peralatan memancingnya, atau Anda juga bisa menyewanya di pos-pos yang ada di sekitaran danau Ranu ini. 

Dan ini juga salah satu keunikannya, Karamba yaang digunakan untuk budidaya berbagai macam ikan mengapaung berdampingan dengan rumah apung seperti gambar dibawah ini. 

Image

Mendayung juga bisa, tetapi biasanya mendayung disini dilakukan oleh yang sudah terbiasa artinya tidak semua pengunjung dapat melakukannya, karena kondi dan berbagai faktor yang lainnya. Namun jangan kecawa, karena masih ada perahu kayuh yang ada berbagai modelnya, dari bebek-bebekan, lumba-lumba dan singa laut, anda bisa menyewanya di Ranu pintu utama. ๐Ÿ˜. 

Dan inilah salah satu sisi yang eksotik dan menawan, di sore hari Danau Ranu. (dengan sedikit polesan) 360 Sight. ๐Ÿ˜  

Image

Nah, itulah sedikit ulasan mengenai Danu Ranu yang eksotik ini. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan kunjungi website kabupaten Pasuruan. Ok. 

Wassalmualaikum Wr, Wb.
Copyright © 2014 Syafril Art All Right Reserved
Edited by Lir fays